Hari ini, 365 hari yang lalu, saya sedang berperang dengan diri. Berperang untuk melepaskan pergi insan yang tersayang. Berperang mencari redha.
Saya teresak-esak di bawah pohon memohon kekuatan agar diberikan redha. Saya tidak meminta keajaiban namun hanya redha yang saya perlukan.
Redha untuk melepaskan pergi sosok yang saya cintai.
Sosok yang menjadi ibu kepada 3 anak kecil yang tidak tahu cinta hati mereka kini sedang meniti detik-detik akhir untuk pergi ke negeri abadi.
Pergi yang tidak akan kembali.
Dan hari itu kini kembali, menjentik memori untuk saya melihat dan merenung kembali. Adakah tertunai sudah tanggungjawab dan amanah yang ditinggalkan.
Masih jauh perjalanan kami.
Saya menghela nafas panjang dengan dada yang bergetar.
Terus bergetar.
.







Leave A Reply